Sejarah dan Asal Usul Martabak yang Jarang Diketahui


Martabak, siapa yang tidak kenal dengan makanan lezat yang satu ini? Namun, tahukah Anda sejarah dan asal usul martabak yang jarang diketahui oleh banyak orang? Mari kita bahas lebih lanjut.

Sejarah martabak sebenarnya sudah ada sejak zaman dahulu kala. Menurut sejarawan kuliner, Profesor Bambang Bujono, martabak pertama kali diperkenalkan oleh pedagang Arab yang menjajakan makanan mereka di wilayah Nusantara pada abad ke-17. “Martabak merupakan adaptasi dari kuliner Timur Tengah yang kemudian disesuaikan dengan selera dan bahan lokal di Indonesia,” ujar Prof. Bambang.

Asal usul nama martabak juga menarik untuk disimak. Kata “martabak” berasal dari bahasa Arab, yaitu “mutabbaq” yang artinya dilipat. Hal ini mengacu pada cara pembuatan martabak yang dilipat saat proses penggorengan. Menurut sejarawan bahasa, Dr. Nurul Hidayah, nama “martabak” mulai populer di Indonesia pada abad ke-19.

Meskipun begitu, ada juga pendapat yang menyatakan bahwa martabak sebenarnya sudah ada sejak masa pemerintahan Kerajaan Majapahit. “Martabak merupakan makanan favorit para bangsawan Majapahit karena rasanya yang kaya rempah dan gurih,” ujar arkeolog ternama, Profesor Slamet Widodo.

Selain itu, terdapat pula varian martabak yang jarang diketahui oleh masyarakat luas, yaitu martabak manis. Menurut Chef Farah Quinn, martabak manis pertama kali diciptakan oleh seorang pedagang kaki lima di daerah Jakarta Timur pada tahun 1980-an. “Martabak manis memiliki rasa yang manis dan lembut, cocok sebagai camilan atau hidangan penutup,” ujar Chef Farah.

Dengan demikian, sejarah dan asal usul martabak memang menyimpan beragam cerita menarik yang patut untuk dipelajari lebih lanjut. Jadi, ketika Anda menikmati martabak, ingatlah bahwa makanan lezat tersebut memiliki sejarah yang kaya dan panjang. Selamat menikmati!